Showing posts with label TNI AD. Show all posts
Showing posts with label TNI AD. Show all posts

Yonkav-13 Satya Lembuswana Diresmikan

BALIKPAPAN-(IDB) : Denkav-1/Mtc yang berkedudukan di Jl Soekarno-Hatta Km 28 Kabupaten Kutai Kartanegara mulai Kamis (23/10) berubah status menjadi Batalyon Kaveleri-13 Satya Lembuswana yang diresmikan oleh Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.IP.

 

Acara ditandai dengan penyerahan Lambang Satuan, Tongkat Komando dan Tunggul Satuan oleh Pangdam VI/Mlw kepada Danyon Kaveleri-13 Satya Lembuswana, Mayor Kav Aria S.Saleh. Dengan digelarnya Batalyon Kavaleri-13/Satya Lembuswana di wilayah Kalimantan Timur, merupakan jawaban atas kesungguhan TNI AD dalam menyikapi dan menyiasati kecenderungan ancaman ke depan yang semakin berat dan kompleks.

 

Kehadiran Batalyon Kavaleri-13/Satya Lembuswana ini, diharapkan dapat menambah kemampuan jajaran Kodam VI Mulawarman dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai komando operasional dan komando pembinaan. Demikian penegasan Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.IP. saat meresmikan Yonkav-13/SL.

 

“Saya berharap masyarakat di wilayah Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara dapat menerima kehadiran Batalyon Kavaleri-13/Satya Lembuswana dengan tangan terbuka dan menaruh harapan penuh sehingga pelaksanaan tugas pokoknya dapat berhasil dengan baik,” kata Pangdam dalam sambutannya.

 
Di akhir acara peresmian, Kapolda Kaltim Irjen Pol Andayono berkenan menyampaikan selamat secara khusus kepada Pangdam Benny dengan “salam Komando“ sebagai wujud keakraban dan kekompakan antara kedua Institusi di wilayah Kaltim.




Sumber : BalikpapanPos

Yonif 413/Bremoro Jadi Batalyon Mekanis

SUKOHARJO-(IDB) : Sebanyak 13 Tank Marder buatan Jerman mulai memperkuat Kompi A Batalyon Infanteri (Yonif) 413/Bremoro, yang resmi menjadi Batalyon Mekanis, Jumat (17/10/2014).

Ke-13 Tank tersebut tiba di Markas Komando Yonif 413 Mekanis/Bremoro, Kostrad di Jalan Solo-Tawangmangu, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (17/10/2014).

Tank-tank seberat 33 ton tersebut diangkut dengan trailer khusus. Pertama, tank yang baru datang dari Surabaya, tiba pukul 09.30 WIB.

Puluhan personel TNI pun ikut mengamankan penurunan Tank Marder yang masuk ke Markas Kompi A. Tak ayal kedatangan tank-tank marder itu menjadi tontonan ratusan warga.

"Penasaran dengan tank. Saya nunggu sejak jam 08.00 WIB," ujar salah seorang warga bernama Sutarto (50).

Komandan Brigif 6/2 Kostrad, Kolonel Inf Agung Pambudi melalui Kepala Staf Brigif 6/2 Kostrad, Letkol Inf Aminton mengungkapkan bahwa, 13 tank tersebut baru saja digunakan untuk acara puncak peringatan HUT TNI ke-69 di Surabaya, Jawa Timur.



Ke-13 tank itu direncanakan akan digunakan untuk prajurit Yonif Mekanis 413/Bremoro. "Sesuai arahan Mabes TNI, dijadikan Batalyon Mekanis. Semua sudah dipersiapkan, mulai dari sumber daya manusia (SDM) dan perlengkapan," kata Aminton, Jumat (17/10/2014).

Dia menjelaskan, kedatangan 13 tank dikawal oleh dua mekanik ahli dari Jerman. Tank tersebut dalam kondisi prima, sehingga dalam waktu dekat sudah bisa dioperasikan. Dengan belasan tank itu, akan menambah alusista.

"Menambah kekuatan keamanan di Soloraya. Ada rencana untuk dikenalkan kepada warga Soloraya. Kami masih konsolidasikan soal itu. Yang penting tank yang ditunggu beberapa bulan ini, akhirnya tiba," jelasnya.

Brigif 6/2 Kostrad membawahi tiga batalyon. Yakni 411 di Salatiga, 412 di Purworejo dan 413 di Palur, Sukoharjo.

Khusus untuk 413, memang diproyeksikan menjadi batalyon khusus mekanis. Disamping kemampuan Raider, juga kemampuan dalam Tank Marders.



Sumber : Sindo

Pembentukan Satuan Ranger TNI AD

MAGELANG-(IDB) : Pagi ini sampai tengah hari nanti, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berada di Akademi Militer (Akmil) Magelang dalam rangkaian kunjungan dua hari di DIY dan Jateng.  Di kota ini, menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai RI 1, SBY akan menyempatkan untuk meresmikan Satuan Ranger di lokasi pendidikan calon tentara tersebut.

“Di Magelang, SBY memiliki sejumlah agenda salah satunya meresmikan Satuan Ranger di Akmil,” ungkap Kepala Penerangan (Kapen) Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Mayor Inf M Munasik, Jumat (17/10).


Selama berada di Akmil, SBY yang juga didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II juga akan mendengarkan paparan yang disampaikan Kasad Jendral TNI Gatot Nurmantyo.


Paparan tersebut secara garis besar menerangkan alasan perubahan Satuan Linud menjadi Satuan Ranger di bawah Kodam IV/Diponegoro. “Di lapangan Sapta Marga dan sebelum memberikan pengarahan, Bapak Presiden juga akan menyerahkan Brevet Ranger,” imbuh Munasik.


Setelah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan di Akmil, rombongan Presiden akan bertolak kembali ke Jakarta via Bandara Adisutjipto Yogyakarta sekitar pukul 11.30 dan dilepas Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.


Sebelumnya, kemarin SBY beserta Ibu Negara menghabiskan waktu di Kota Jogja untuk bernostalgia kala mengunjungi Makorem 072/Pamungkas. Kebetulan medio 1995, SBY juga pernah memimpin Korem tersebut tak lebih dari setahun.


Tak hanya itu, bertempat di Gedung Agung, Yogyakarta, SBY juga mengundang 20 netizen dalam acara Kopdar Pamitan. Ke-20 pegiat sosial media itu merupakan pemenang kuis yang diadakan akun twitter milik SBY @SBYudhoyono.



Sumber : SM

KH 179, Meriam Tarik Armed TNI AD

JAKARTA-(IDB) : Meriam 155/KH 179 diterima TNI AD sejak tahun 2014. Alat utama sistem persenjataan  (alutsista) pabrikan Korea Selatan ini diangkut dengan kendaraan penarik REO KM-500.

Jarak tembak Meriam 155/KH 179  mencapai 22 kilo meter (km) dengan amunisi standar dan dapat mencapai jarak hingga 30 km dengan amunisi RAP. Kemampuan lain dari senjata ini memiliki daya hancur ledakan di sasaran dengan radius 50 meter.

Meriam 155/KH 179 merupakan senjata artileri medan TNI AD dan selanjutnya akan ditempatkan di tiga batalyon artileri medan TNI AD sebagai batalyon komposit, yaitu Yonarmed 16 di Ngabang Kalimantan Barat, Yonarmed 17 di Aceh dan Yonarmed 18 di Berrau, Kalimantan Timur.

Selain dapat ditarik dengan kendaraan truck, Meriam 155/KH 179 juga dapat diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules C-130.



Sumber : Sindo

Caesar, Howitzer Andalan Artileri TNI AD

SURABAYA-(IDB) : Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki sejumlah alat tempur baru guna memperkuat pertahanan dan kemanan negara.

Salah satunya ialah meriam 155 Caesar. Alat pelontar roket ini memiliki daya jelajah hingga 600 kilometer.

Meriam yang memiliki daya jelajah 600 kilometer ini diproduksi di Prancis dan baru dimiliki TNI pada tahun ini.

Alutsista ini untuk melengkapi persenjataan Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 12 Divisi Infanteri 2 Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) di Ngawi dan Yonarmed 9 Divisi Infanteri 2 Konstrad Purwakarta.

Meriam ini dilengkapi dengan komputer balistik yang terintegrasi, global positioning system (GPS) dan MV radar.

Kemampuan roket ini memiliki jarak capai 39 kilometer dengan amunisi standar dan daya hancur ledakan di sasaran dengan radius 50 meter.



Sumber : Sindo

MLRS Astros IIMK6, Peluncur Roket TNI AD

SINDO-(IDB) : MLRS Astors II Mk 6 turut memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI). MLRS Astors II Mk 6 mampu menembakkan lima jenis roket dengan kaliber yang berbeda. Mulai dari kaliber 70, 127, 180 dan 300 mm.

Keunggulan lain MLRS Astors II Mk 6 adalah memiliki mobilitas tinggi dan perlindungan lapis baja serta mampu beroperasi di segala situasi termasuk pada malam hari. Alutsista jenis ini juga memiliki jarak tempuh hingga 85 km.

MLRS Astors II Mk 6 dimiliki TNI Angkatan Darat (AD) sejak tahun 2014, selanjutnya digunakan oleh Yonarmed 1 Kodam V/Brawijaya di Malang dan Yonarmed 10 Divisi Infanteri 1 Kostrad di Bogor.

MLRS Astors II Mk 6 ini merupakan senjata artileri medan buatan Avibras Aeroespacial Brazil. Alutsista ini didukung platform kendaraan TATRA dan dilengkapi dengan radar trajectography untuk kendali akurasi perkenaan sasaran serta dapat diangkut dengan pesawat Hercules C-130.



Sumber : Sindo